Tugas 4 Manajemen Kelas
Tugas
Manajemen Kelas Di SD
tentang
“Aspek,
Fungsi dan Faktor Menajemen Kelas”

Oleh
:
Tri
Putri Lestari
1620145
Kelas
: 7.4 pgsd
DOSEN
PEMBIMBING:
Yessi
Rifmasari M.Pd
PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN & ILMU PENDIDIKAN (STKIP)
ADZKIA
PADANG
2019
A.
Aspek
Manajemen Kelas
Aspek-aspek
yang perlu diperhatikan dalam manajemen kelas yang baik adalah sifat kelas,
pendorong kekuatan kelas, situasi kelas, tindakan efektif dan kreatif. (Maman
Rachman:1999) Kegiatan manajemen kelas sebagai aspek manajemen kelas di SD,
yaitu:
1. Mengecek
kehadiran
2. Mengumpulkan
hasil pekerjaan siswa, memeriksa dan menilai hasil pekerjaan
3. Pendistribusian
alat dan bahan
4. Mengumpulkan
informasi dari siswa
5. Mencatat
data
6. Pemeliharaan
arsip
7. Menyampaikan
materi pelajaran
8. Memberikan
tugas
B.
Fungsi
Manajemen Kelas
Fungsi
manajemen kelas sebenarnya merupakan penerapan fungsi-fungsi manajemen yang
diaplikasikan di dalam kelas oleh guru untuk mendukung tujuan pembelajaran yang
hendak dicapinya. Menurut Terry (1997) (dalam Euis Karwati, 2014: 18)
menyatakan bahwa fungsi dasar manajemen ialah perencanaan, pengorganisasian,
menggerakkan, dan pengendalian.
1.
Merencanakan
Merencanakan
adalah membuat suatu target-target yang akan dicapai atau diraih di masa depan.
Dalam organisasi merencanakan adalah suatu proses memikirkan dan menetapkan
secara matang arah, tujuan dan tindakan sekaligus mengkaji berbagai sumber daya
dan metode/teknik yang tepat. Merencanakan pada dasarnya membuat keputusan
mengenai arah yang akan dituju, tindakan yang akan diambil, sumber daya yang
akan diolah dan teknik/metode yang dipilih untuk digunakan. Rencana mengarahkan
tujuan organisasi dan menetapkan prosedur terbaik untuk mencapainya. Prosedur
itu dapat berupa pengaturan sumber daya dan penetapan teknik/metode.
2.
Mengorganisasikan
Setelah
mendapat kepastian tentang tujuan, sumber daya dan teknik/metode yang digunakan
untuk mencapai tujuan tersebut, lebih lanjut manajer melakukan upaya
pengorganisasian agar rencana tersebut dapat dikerjakan oleh orang ahlinya
secara sukses. Mengorganisasikan adalah proses mengatur, mengalokasikan dan
mendistribusikan pekerjaan, wewenang dan sumber daya diantara anggota
organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Stoner (1996:11) menyatakan bahwa
mengorganisasikan adalah proses mempekerjakan dua orang atau lebih untuk
bekerjasama dalam cara tersturktur guna mencapai sasaran spesifik atau beberapa
sasaran.
3.
Memimpin
Memimpin
institusi pendidikan lebih menekankan pada upaya mengarahkan dan memotivasi
para personil agar dapat melaksanakan tugas pokok fungsinya dengan baik.
Memimpin menurut Stoner (19966:11) adalah proses mengarahkan dan mempengaruhi
aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dari anggota kelompok atau seluruh
organisasi. Seorang pemimpin dalam melaksanakan amanatnya apabila ingin
dipercaya dan diikuti harus memiliki sifat kepemimpinan yang senantiasa dapat
menjadi pengarah yang didengar ide dan pemikirannya oleh para anggota
organaisasi.
4.
Mengendalikan
Mengendalikan
institusi pendidikan adalah membuat institusi berjalan sesuai dengan jalur yang
telah ditetapkan dan sampai kepada tujuan secara efektif dan efisien.
Perjalanan menuju tujuan dimonitor, diawasi dan dinilai supaya tidak melenceng
atau keluar jalur. Apabila hal ini terjadi harus dilakukan upaya mengembalikan
pada arah semula. Dari hasil evaluasi dapat dijadikan informasi yang harus
menjamin bahwa aktivitas yang menyimpang tidak terulang kembali. Pengendalian
adalah proses untuk memastikan bahwa aktivitas sebenarnya sesuai dengan
aktivitas yang direncanakan.
C.
Faktor-Faktor
yang Mempengaruhi Manajemen Kelas
Beberapa
faktor yang mempenaruhi perwujudan manajemen kelas, antara lain sebagai
berikut:
1.
Faktor
Dinamika Kelas
Lingkungan
fisik tempat belajar mempunyai pengaruh penting terhadap hasil pembelajaran.
Lingkungan fisik yang dimaksud meliputi:
a. Ruangan tempat
berlangsungnya proses belajar mengajar
Ruangan
tempat belajar harus memungkinkan semua siswa bergerak leluasa, tidak
berdesak-desakan dan saling mengganggu antara siswa yang satu dengan lainnya
pada saat melakukan aktivitas belajar.Besarnya ruangan kelas tergantung pada
jenis kegiatan dan jumlah siswa yang melakukan kegiatan.Jika ruangan itu
mempengaruhi hiasan, pakailah hiasan-hiasan yang mempunyai nilai pendidikan.
b. Pengaturan tempat
duduk
Dalam
mengatur tempat duduk yang penting adalah memungkinkan terjadinya tatap muka,
dengan demikian guru dapat mengaontrol tingkah laku siswa. Pengaturan tempat
duduk akan mempengaruhi kelancaran proses belajar mengajar.
1) Pola
berderet / berbaris-berjajar
2) Pola
susunan berkelompok
3) Pola
formasi tapal kuda
4) Pola
lingkaran atau persegi
c. Ventilasi dan
pengaturan cahaya
Suhu,
ventilasi dan penerangan (kendati pun guru sulit mengatur karena sudah ada)
adalah asset penting untuk terciptanya suasana belajar yang nyaman.Oleh karena
itu ventilasi harus cukup menjamin kesehatan siswa.
d. Pengaturan penyimpanan
barang-barang.
Barang-barang
hendanya disimpan pada tempat khusus yang mudah dicapai kalau segera
diperlakukan dan akan dipergunakan bagi kepentingan belajar. Barang-barang yang
karena nilai praktisnya tinggi dan dapat disimpan di ruang kelas seperti buku
pelajaran, pedoman kurikulum, kartu pribadi dan sbb, hendaknya ditempatkan
sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu gerak kegiatan siswa.Tentu saja
masalah pemeliharaan yang sangat penting dan secara periodik harus dicek.Hal
lainnya adalah pengamatan barang-barang tersebut.Baik dari pencurian maupun
barang-barang yang mudah meledak atau terbakar.
2.
Faktor
Kurikulum
Kurikulum
kaitannya dengan pengelolaan kelas haruslah dirancang sebagai jumlah pengalaman
edukatif yang menjadi tanggung jawab sekolah dalam membantu anak-anak mencapai
tujuan pendidikannya yang diselenggarakan secara berencana dan terarah secara
terorganisir, karena kegiatan kelas bukan sekadar dipusatkan pada penyampaian
sejumlah materi pelajaran atau pengetahuan yang bersifat intelektual, akan
tetapi juga memperhatikan aspek pembentukan pribadi, baik sebagai makhluk
individual dan makhluk sosial maupun sebagai makhluk yang bermoral.
3.
Faktor
gedung dan sarana kelas
Perencanaan
dalam membangun sebuah gedung untuk sebuah sekolah berkenaan dengan jumlah dan
luas setiap ruangan, letak, dan dekorasinya yang harus disesuaikan dengan
kurikulum yang dipergunakan.Akan tetapi karena kurikulum selalu dapat berubah,
sedang ruangan atau gedung bersifat permanen maka diperlukan kreativitas dalam
mengatur pendayagunaan ruang/gedung yang tersedia berdasarkan kurikulu yang
dipergunakan.Dalam konteks ini, kepandaian guru dalam pengelolaan kelas sangat
dibutuhkan.
4.
Faktor Guru
atau Pengajar
Guru
adalah orang yang bekerja dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang
bertanggungjawab dalam membantu anak mencapai kedewasaan masing-masing. Guru
bukan hanya berdiri di depan kelas untuk menyampaikan materi atau pengetahuan
tertentu, akan tetapi dalam keanggotaan masyarakat yang harus aktif dan berjiwa
bebas serta kreatif dalam mengarahkan perkembangan anak didiknya untuk menjadi
anggota masyarakat. Guru juga harus bisa menciptakan suasana dalam kelas agar
terjadi interaksi pembelajar yang dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan
baik dan bersungguh-sungguh.
5.
Faktor
murid
Murid
merupakan unsur kelas yang memiliki perasaan kebersamaan (sense of
colective) merupakan kondisi yang penting dalam menciptakan kelas dinamis.Oleh
karena itu, murid harus memiliki perasaan diterima (sense of membershif)
terhadap kelasnya agar mampu ikut serta dalam kegiatan kelas. Perasaan ini yang
akan menumbuhkan rasa tanggung jawab (sense of respsibility) terhadap kelasnya.
Daftar Rujukan
Maman Rahman.1998. Manajemen Kelas Proyek Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jakarta :
Dirjen Dikti Depdikbud
M. Entang, T raka Joni an Prayitno.1985.Pengelolaan Kelas Proyek Pengembangan
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan. Jakarta : Dirjen Dikti Depdikbud
Materinya sangat bagus..smoga Sukses👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapussaya sangat tertarik
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusSangat bermnfat
BalasHapusSangat membantu kak
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat kak, terimakasih.
BalasHapusTerimakasih, sangat membantu
BalasHapusSangat bermanfaay sekali kak
BalasHapusSngat brmnfaat skli
BalasHapusSngat brmnfaat skli
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusmakasih komentnya
BalasHapus